Minggu, 07 Juni 2009

Khasiat Tumbuhan

Dulse, Khasiat mencegah tekanan darah tinggi, kencing manis, penyakit syaraf dan kanker usus besar. Disamping itu Dulse juga memelihara kesehatan gigi serta keindahan rambut dan kulit.

Pepaya, Khasiat enzim membantu memperlancar pencernaan dan menyerap protein asli dan meningkatkan fungsi fisiologi serta memulihkan tisu. Pepaya juga mengandung sejenis enzim untuk memisah - misahkan protein menjadi asam amino.

Sekam Gandum, kaya dengan vitamin B lengkap dan mengandung zat zat murni yang berasal dari dalam tanah yang berkhasiat untuk menyembuhkan wasir, sembelit, mencegah penuaan kulit agar kulit terasa lembut dan halus. Sekam gandum juga dapat mengurangi kolesterol, mencegah penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Spirulina, sejenis tumbuh tumbuhan laut mikroskopik yang kaya akan gizi, Spirulina merupakan sejenis makanan paling lengkap yang memberikan protein, vitamin, klorofil, betakarotin, mineral dan lain sebagainya. Spirulina juga dapat menambah tenaga, meyeimbangkan hormon tubuh, menetralisir tingkat PH tubuh serta menghindari berbagai jenis penyakit terminal.

Rempah Rempah, kaya akan serat tumbuh tumbuhan dan mineral minoritas yang dapat membantun proses pembersihan racun.

Cranberry, Sumber yang baik akan vitamin C dan fiber, Tinggi akan anti Oksidasi dan meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin C yang ada didalam Cranberry berguna untuk mencegah resiko terjadinya infeksi pada saluran kencing, menghilangkan racun yang berasal dari peredaran darah serta membantu mengurangi pelekatan bakteri pada gigi, sangat bagus mengobati bisul, mencegah resiko terjadinya penyakit jantung dan menghambat pertumbuhan sel kanker serta mengurangi kerusakan pada sel sel otak yang berhubungan dengan stroke.

Lemon, kaya akan sumber vitamin C yang berguna untuk membantu membersihkan pencernaan dalam tubuh serta menghilangkan pembuangan dalam hati. Didalam jus lemon mempunyai anti bakteri yang sangat kuat. Vitamin P yang terdapat dalam lemon sangat berguna sekali didalam tubuh kita untuk memperlancar darah serta mencegah terjadinya pendarahan.

Rose Hips, pada umumnya terdapat vitamin C didalam Rose Hips, tetapi juga merupakan tumbuhan yang kaya akan flavonoids, yang berguna untuk meningkatkan metabolisma tubuh akan vitamin, juga mencegah resiko terjadinya infeksi pada ginjal, mengurangi gejala pusing pusing serta sangat berguna untuk mencegah terjadinya masuk angin, lemas lemas, sukar buang air besar, infeksi dan masalah yang terjadi di kantong kemih.

Apel, Banyak vitamin yang terdapat di aple terutama vitamin C, Sumber yang sangat baik akan fiber, yang berguna untuk menurunkan kolesterol. Apel juga mengandung mineral mineral yang sangat berguna bagi tubuh kita, seperti Potassium, yang diperlukan untuk mengatur keseimbangan air serta mengatur fungsi otot didalam tubuh kita. Didalam apel juga terdapat flavonoids, anti oksidasi yang memperkuat sistim kekebalan tubuh dan mencegah resiko gejala penyakit jantung dan kanker.

Limau, Sumber yang sangat bagus akan vitamin C, Citric Acid yang bebas, kalsium dan phosphorus. Limau mengandung senyawa flanovoids unik yang mempunyai anti oksidasi serta anti kanker. Jus limau kaya akan vitamin C yang berguna untuk meningkatkan ketahanan pada tubuh, mengurangi racun dalam tubuh serta menghambat terjadinya gejala akan segala penyakit.

Stroberi, menurut catatan kuno, stroberi digunakan sebagai alat diuretis dan homostetis berbalis dari swedia telah membuktikan bahwa stroberi dapat menyembuhkan penyakit gout, kandungan ellargic dalam stroberi juga dapat mengurangi resiko penyakit kanker

Jeruk, dapat memperkuat hati, kaya akan vitamin P yang dapat mencegah pertumbuhan penyakit kanker, asma dan brokitis. Selain itu jeruk juga dapat meningkatkan antibodi tubuh kita.

Biji bijian (beras, gandum, jagung manis dan Jawawut), biji bijian berkulit kuning keemasan ini kaya dengan serat yang dapat merangsang pergerakan usus, biji bijian tersebut juga mengandung nutrisi anti kanker dan anti oksidase. Selain itu biji bijian ini dapat membantu memperlancar pencernakan dan pembuangan sisa sisa kotoran dalam tubuh. Seluruh biji bijian ini mempunyai daya serap yang sangat kuat sehingga dapat menimbulkan rasa kenyang dan melangsingkan badan dengan cara membakar lemak dalam tubuh.

Betakarotine (berasal dari Wortel, Core Chantenay, Lobak, Radikula, Daucus Carota dan Lobak Nantes), Betakarotin sanagat bermanfaat untuk meningkatkan daya penglihatan, menyembuhkan masalah pencernaan, menyembuhkan mencret, meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh (selain itu betakarotin juga dapat mencegah kanker dan kerusakan sel sel tubuh yang diakibatkan oleh oksidasi)

Seledri, serat seledri membantu menurunkan berat badan, mencegah dan menyembuhkan kanker usus besar bila digunakan secara terus menerus. Seledri juga dapat mencegah penyakit jantung, Stroke, dan mengembangkan otot pembuluh darah untuk menurunkan tekanan darah.

Watercress, mengandung jumlah zat besi, kalsium, Vitamin A, Vitamin C dan asam folic yang significan, banyak manfaat yang didapat dengan mengkonsumsinya misalnya sebagai sumber phytonutrient dan anti oksida serta berfungsi membantu perbaikan dalam sistem pencernaan.

Sumber : infosihatperubatanalternatif.blogspot.com

Sabtu, 06 Juni 2009

Didoakan oleh malaikat

Allah SWT berfirman, “Sebenarnya (malaikat – malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah – perintah-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberikan syafa’at melainkan kepada orang – orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu berhati – hati karena takut kepada-Nya” ( Al Anbiyaa’ [21]:26-28 )

Berikut adalah orang – orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.

Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci’” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

2 . Orang yang duduk menunggu shalat.

Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’” (Shahih Muslim no. 469)

3 . Orang – orang yang berada di shaf bagian depan di dalam shalat.

Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah)dari Barra’ bin ‘Azib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan” hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

4 . Orang – orang yang menyambung shaf (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).

Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang – orang yang menyambung shaf – shaf” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

5 . Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.

Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’, maka ucapkanlah oleh kalian ‘aamiin’, ” karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu” (Shahih Bukhari no. 782)

6 . Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah,bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, ‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia’” (Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

7 . Orang – orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.

Imam Ahmad meriwayatkan dari AbuHurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari(hingga shalat ‘ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian meninggalkan hambaku ?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat” (AlMusnad no.9140,hadits inidishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)

8 . Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.

Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ ra., bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, “Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’” (Shahih Muslim no. 2733)

9 . Orang – orang yang berinfak (berderma).

Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra.,bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata, ‘Ya Allah,hancurkanlah harta orang yang pelit’” (Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)

10. Orang yang makan sahur.

Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang – orang yang makan sahur” (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)

11. Orang yang menjenguk orang sakit.

Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh” (Al Musnad no.754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”)

12. Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.

Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Keutamaan seorang alim (berilmu) atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain” (dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)

(Sumber: Disarikan dari Buku Orang – orang yang Didoakan Malaikat, Syaikh Fadhl Ilahi, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005)

Jumat, 05 Juni 2009

Hadist

Dari Utsman bin Affan ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: "Tidak seseorang memasuki waktu shalat wajib kemudian ia berwudhu' dan shalat dengan khusyu' dan memelihara ruku'nya, melainkan akan terhapus dosa-dosanya yang telah lalu selama tidak melakukan dosa besar, hal itu berlaku sepanjang masa."
(Muslim)

Dari Imran bin Hushain ra., Rasulullah saw bersabda: "Ada 70.000 orang dari umatku yang masuk surga tanpa hisab." Para sahabat bertanya, "Siapakah mereka, ya Rasulullah?" Rasulullah saw bersabda, "Mereka adalah orang yang tidak beristirqa' (meminta pengobatan dengan cara jampi-jampi) tidak bertathayyur (menggantungkan nasib kepada terbangnya burung), tidak melakukan pengobatan dengan cara membakar bagian yang sakit dengan besi panas membara dan orang-orang yang bertawakkal kepada Rabb mereka."
(Muslim)

Dari Abdillah bin Mas'ud ra. bahwa Rasulullah saw bersabda, "Orang yang mempunyai sifat sombong sedikit saja di dalam hatinya tidak akan masuk surga." Seseorang berkata, "Bagaimana halnya ihwal seseorang yang mempunyai pakaian-pakaian yang indah dan sepatu-sepatu yang indah?" Rasulullah saw bersabda, "Allah itu indah dan Allah menyukai keindahan (Seseorang tidak disebut sombong jika ia mempercantik dirinya). Kesombongan terletak pada penolakan terhadap kebenaran danmemandang orang lain rendah."
(Muslim)

Dari Abu Hurairah (Abdurrahman bin Shaher) r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Shalat berjama'ah pahalanya melebihi shalat sendirian baik di tempat pekerjaan atau di rumah, dua puluh lima derajat. Yang demikian itu karena jika seseorang telah menyempurnakan wudhu kemudian pergi ke masjid tanpa tujuan lain selain shalat maka tidak bertindak selangkah melainkan diangkat sederajat dan dihapuskan daripadanya satu dosa hingga masuk ke masjid. Apabila telah berada di dalam masjid maka ia dianggap mengerjakan shalat selama ia masih menantikan shalat (selama bertahan karena menunggu shalat) dan Malaikat memohonkan rahmat atau mendoakan seseorang selama ia dalam majelis shalatnya. Malaikat berdoa, Ya Allah, kasihanilah dia; ya Allah, ampunilah dia; ya Allah, maafkanlah dia. Demikian itu selama ia tidak mengganggu dan belum berhadats di tempat itu."
(Bukhari - Muslim)

Dari Abdullah bin Abbas r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya Allah mencatat segala hasanat (kebaikan) dan sayyiat (kejahatan) kemudian menjelaskan keduanya maka barangsiapa yang berniat akan melakukan kebaikan lalu dikerjakannya maka akan dicatat untuknya sepuluh hasanat mungkin ditambah hingga tujuh ratus kali lipat atau lebih dari itu.Dan apabila ia berniat akan melakukan sayyiat (kejahatan) lalu tidak dikerjakannya maka Allah mencatat baginya satu hasanat dan jika niat itu dilaksanakannya maka ditulis baginya satu sayyiat."
(Bukhari - Muslim)

Dari Abi Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Lazimnya, seseorang mengawini seorang wanita karena empat alasan: karena kekayaannya; karena martabat keluarganya; karena kecantikannya dan karena kesalehannya. Lebih baik pilihlah ia karena kesalehannya. Semoga engkau tetap rendah hati."
(Bukhari)

Dari Adiyyi bin Hatim ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Bersedekahlah supaya engkau diselamatkan dari api neraka walaupun hanya sebagian dari sebuah kurma."
(Bukhari)

Dari Abi Hurairah ra. menceritakan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Saya bersaksi dengan nama Allah, ia bukan orang yang beriman. Saya bersaksi dengan nama Allah, ia bukan orang yang beriman.

Dari Abi Hurairah ra. menceritakan bahwa Rasulullah saw bersabda,"Malanglah ia, malanglah ia, malanglah ia. Seorang yang hidup cukup lama menyaksikan hari tua ibu-bapaknya, tetapi gagal memperoleh surga (dengan jalan mengkhidmati mereka)."
(Muslim)

Dari Abi Sa'id Al-Khudri ra. telah berkata: Aku telah dengar Rasulullah saw bersabda: "Barang siapa diantaramu melihat kemungkaran hendaklahia merobahnya dengan tangannya, jika ia tak sanggup maka dengan lidahnya dan jika tak sanggup maka dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemahnya iman."
(Muslim)



Selasa, 02 Juni 2009

Mengenal ABU HURAIRAH radhiyallahu anhu 
Shahabat mulia Abu Hurairah radhiyallahu anhu termasuk salah seorang dari mereka…….Sungguh dia mempunyai bakat luar biasa dalam kemampuan dan kekuatan ingatan …..Abu Hurairah radhiyallahu anhu mempunyai kelebihan dalam seni menangkap apa yang didengarnya, sedang ingatannya mempunyai keistimewaan dalam segi menghafal dan menyimpan…. Didengarya, ditampungnya lalu terpatri dalam ingatannya hingga dihafalkannya, hampir tak pemah ia melupakan satu kata atau satu huruf pun dari apa yang telah didengarnya, sekalipun usia bertambah dan masa pun telah berganti-ganti. Oleh karena itulah, ia telah mewakafkan hidupnya untuk lebih banyak mendampingi Rasulullah sehingga termasuk yang terbanyak menerima dan menghafal Hadits, serta meriwayatkannya. Sewaktu datang masa pemalsu-pemalsu hadits yang dengan sengaja membikin hadits-hadits bohong dan palsu, seolah-olah berasal dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam . mereka memperalat nama Abu Hurairah radhiyallahu anhu dan menyalahgunakan ketenarannya dalam meriwayatkan Hadits dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam., hingga sering mereka mengeluarkan sebuah “hadits”, dengan menggunakan kata-kata: — “Berkata Abu Hurairah… “

Dengan perbuatan ini hampir-hampir mereka menyebabkan ketenaran Abu Hurairah radhiyallahu anhu dan kedudukannya selaku penyampai Hadits dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam. menjadi lamunan keragu-raguan dan tanda tanya, kalaulah tidak ada usaha dengan susah payah dan ketekunan yang luar biasa, serta banyak waktu yang telah di habiskan oleh tokoh-tokoh utama para ulama Hadits yang telah membaktikan hidup mereka untuk berhidmat kepada Hadits Nabi dan menyingkirkan setiap tambahan yang dimasukkan ke dalamnya:’

Di sana Abu Hurairah radhiyallahu anhu berhasil lolos dari jaringan kepalsuan dan penambahan-penambahan yang sengaja hendak diselundupkan oleh kaum perusak ke dalam Islam, dengan mengkambing hitamkan Abu Hurairah radhiyallahu anhu dan membebankan dosa dan kejahatan mereka kepadanya……

Setiap anda mendengar muballigh atau penceramah atau khatib Jum’at mengatakan kalimat yang mengesankan dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata ia, telah bersabda Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam ……” Saya katakan ketika andamendengar nama ini dalam rangkaian kata tersebut, dan ketika anda banyak menjumpainya, yah banyak sekali dalam kitab-kitab Hadits, sirah, fiqih serta kitab-kitab Agama pada umumnya, maka diketahuilah bahwa anda sedang menemui suatu pribadi, antara sekian banyak pribadi yang paling gemar bergaul dengan Rasulullah dan mendengarkan sabdanya…..Karena itulah perbendaharaannya yang menakjubkan dalam hal Hadits dan pengarahan-pengarahan penuh hikmat yang dihafalkannya dari Nabi•Shalallahu ‘alaihi wasallam. jarang diperoleh bandingannya … Dan dengan bakat pemberian Tuhan yang dipunyainya beserta perbendaharaan Hadits tersebut, Abu Hurairah radhiyallahu anhu merupakan salah seorang paling mampu membawa anda ke hari-hari kehidupan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam beserta para sahabatnya dan membawa anda berkeliling, asal anda beriman teguh dan berjiwa siaga, mengitari pelosok dan berbagai ufuk yang membuktikan kehebatan Muhammad Shalallahu ‘alaihi wasallam. beserta shahabat-shahabatnya itu dan memberikan makna kepada kehidupan ini dan memimpinnya ke arah kesadaran dan pikiran sehat. Dan bila garis-garis yang anda hadapi ini telah menggerakkan kerinduan anda untuk mengetahui lebih dalam tentang Abu Hurairah radhiyallahu anhu dan mendengarkan beritanya, maka silakan anda memenuhi keinginan anda tersebut……

Ia adalah salah seorang yang menerima pantulan revolusi Islam, dengan segala perubahan mengagumkan yang diciptakannya. Dari orang upahan menjadi induk semang atau majikan…..

Dari seorang yang terlunta-lunta di tengah-tengah lautan manusia, menjadi imam dan ikutan …. ! Dan dari seorang yang sujud di hadapan batu-batu yang disusun, menjadi orang yang beriman kepada Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa …. Inilah dia sekarang bercerita dan berkata: -

“Aku dibesarkan dalam keadaan yatim, dan pergi hijrah dalam keadaan miskin …. Aku menerima upah sebagai pembantu pada Busrah binti Ghazwan demi untuk mengisi perutku • • ! Akulah yang melayani keluarga itu bila mereka sedang menetap dan menuntun binatang tunggangannya bila sedang bepergian …. Sekarang inilah aku, Allah telah menikahkanku dengan putri Busrah, maka segala puji bagi Allah yang telah menjadikan Agama ini tiang penegak, dan menjadikan Abu Hurairah radhiyallahu anhu ikutan ummat…..!”

Ia datang kepada Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam di tahun yang ke tujuh Hijrah sewaktu beliau berada di Khaibar ia memeluk Islam karena dorongan kecintaan dan kerinduan …. Dan semenjak ia bertemu dengan Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam; dan berbai’at kepadanya, hampir-hampir ia tidak berpisah lagi daripadanya kecuali pada saat-saat waktu tidur …. Begitulah berjalan selama masa empat tahun yang dilaluinya bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam . yakni sejak ia masuk islam sampai wafatnya Nabi, pergi ke sisi Yang Maha Tinggi. Kita katakan: “Waktu yang empat tahun itu tak ubahnya bagai suatu usia manusia yang panjang lebar, penuh dengan segala yang baik, dari perkataan, sampai kepada perbuatan dan pendengaran… !’

Dengan fitrahnya yang kuat, Abu Hurairah radhiyallahu anhu mendapat kesempatan yang besar yang memungkinkannya untuk memainkan peranan penting dalam berbakti kepada Agama Allah.

Pahlawan perang dikalangan shahabat, banyak….

Ahli fiqih, juru da’wah dan para guru juga tidak sedikit ….

Tetapi lingkungan dan masyarakat memerlukan tulisan dan penulis. Di masa itu golongan manusia pada umumnya,jadi bukan hanya terbatas pada bangsa Arab saja, tidak mementingkan tulis menulis. Dan tulis menulis itu belum Lagi merupakan bukti kemajuan di masyarakat manapun.

Bahkan Eropah sendiri juga demikian keadaannya sejak kurun waktu yang belum lama ini. Kebanyakan dari raja-rajnya, tidak terkecuali Charlemagne sebagai tokoh utamanya, adalah orang-orang yang buta huruf, tak tahu tulis baca, padahal menurut ukuran masa itu, mereka memiIiki kecerdasan dan kemampuan besar….

Kembali kita pada pembicaraan bermula untuk melihat Abu Hurairah radhiyallahu anhu, baganana ia dengan fitrahnya dapat menyelami kebutuhan masyarakat baru yang dibangun oleh Islam, yaitu kebutuhan akan orang-orang yang dapat melihat dan memelihara peninggalan dan ajaran-ajarannya. Pada waktu itu memang para shahabat yang mampu menulis, tetapi jumlah mereka sedikit sekali, apalagi sebagiannya tak mempunyai kesempatan untuk mencatat Hadits-hadits yang diucapkan oleh Rasul.

Sebenamya Abu Hurairah radhiyallahu anhu bukanlah seorang penulis, ia hanya seorang ahli hafal yang mahir, di samping memiliki kesempata atau mampu mengadakan kesempatan yang diperlukan itu, karena ia tak punya tanah yang akan digarap, dan tidak punya perniagaan yang akan diurus….

Ia pun menyadari bahwa dirinya termasuk orang yang masuk Islam belakangan, maka ia bertekad untuk mengejar ketinggalannya, dengan cara mengikuti Rasul terus menerus dan secara tetap menyertai majlisnya .. Kemudian disadarinya pula adanya bakat pemberian Allah ini pada dirinya, berupa daya ingatannya yang luas dan kuat, serta semakin bertambah kuat, tajam dan luas lagi dengan do’a Rasul “”•, agar pemilik bakat ini diberi Allah berkat.

Ia menyiapkan dirinya dan menggunakan bakat dan kemampuan karunia Ilahi untuk memikul tanggung jawab dan memelihara peninggalan yang sangat penting ini dan mewariskannya kepada generasi kemudian ….

Abu Hurairah radhiyallahu anhu bukan tegolong dalam barisan penulis, tetapi sebagaimana telah kita utarakan, ia adalahseorang yang terampil menghafal lagi kuat ingatan …. Karena ia tak punya tanah yang akan ditanami atau perniagaan yang akan menyibukkannya, ia tidak berpisah hengan Rasul, baik dalam perjalanan maupun di kala menetap….

Begitulah ia mempermahir dirinya dan ketajaman daya ingatnya untuk menghafal Hadits-hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam dan pengarahannya. Sewaktu Rasul telah pulang ke Rafikul’Ala (wafat), Abu Hurairah radhiyallahu anhu terus-menerus menyampaikan Hadits hadits, yang menyebabkan sebagian shahabatnya merasa heran sambil bertanya-tanya di dalam hati, dari mana datangnya hadits-hadits ini, kapan didengarya dan diendapkannya dalam ingatannya ….

Abu Hurairah radhiyallahu anhu telah memberikan penjelasan untuk menghilangkan kecurigaan ini, dan menghapus keragu-raguan yang menulari putra shahabatnya, maka katanya: “Tuan-tuan telah mengatakan bahwa Abu Hurairah radhiyallahu anhu banyak sekali mengeluarkan Hadits dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam…. Dan tuan-tuan katakan pula orang-orang Muhajirin yang lebih dahulu daripadanya masuk Islam, tak ada menceritakan hadits-hadits itu…..? Ketahuilah, bahwa shahabat-sahahabatku orang-orang Muhajirin itu, sibuk dengan perdagangan mereka di pasar-pasar, sedang shahabat-shahabatku orang-orang Anshar sibuk degan tanah pertanian mereka…..Sedang aku adalah seorang miskin, yang paling banyak menyertai majlis Rasulullah, maka aku hadir sewaktu yang lain absen …dan aku selalu ingat seandainya mereka lupa karena kesibukan…

Dan Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam. pernah berbicara kepada kami di suatu hari, kata beliau: “Siapa yang membentangkan sorbannya hingga selesai pembicraanku, kemudian ia meraihnya ke dirinya, maka ia takkan terlupa akan suatu pun dari apa yang telah didengarya dari padaku,.. !”

Maka kuhamparkan kainku, lalu beliau berbicara kepadaku, kemudian kuraih kain itu ke diriku, dan demi Allah, tak ada suatu pun yang terlupa bagiku dari apa yang telah kudengar daripadanya … ! Demi Allah kalau tidaklah karena adanya ayat di dalam Kitabullah niscaya tidak akan kukabarkan kepada kalian sedikit jua pun! Ayat itu ialah: “Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa-apa yang telah kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, sesudah Kami nyatakan kepada manusia di dalam Kitab mereka itulah yang dikutuk oleh Allah dan dikutuk oleh para pengutuk (Malaikat-malaikat) ….. !”

Demikianlah Abu Hurairah radhiyallahu anhu menjelaskan rahasia kenapa hanya ia seorang diri yang banyak mengeluarkan riwayat dari Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam . 

Yang pertama: karena ia melowongkan waktu untuk menyertai Nabi lebih banyak dari para shahabat lainnya.

Kedua, karena ia memiliki daya ingatan yang kuat, yang telah diberi berkat oleh Rasul, hingga ia jadi semakin kuat….

Ketiga, ia menceritakannya bukan karena ia gemar bercerita, tetapi karena keyakinan bahwa menyebarluaskan hadits-hadits ini, merupakan tanggung jawabnya terhadap Agama dan hidupnya. Kalau tidak dilakukannya berarti ia menyembunyikan kebaikan dan haq, dan termasuk orang yang lalai yang sudah tentu akan menerima hukuman kelalaiannya … !

Oleh sebab itulah ia harus saja memberitakan, tak suatupun yang menghalanginya dan tak seorang pun boleh melarangnya … hingga pada suatu hari Amirul Mu’minin Umar berkata kepadanya: “Hendaklah kamu hentikan menyampaikan berita dari Rasulullah! Bila tidak, maka akan kukembalikan kau ke tanah Daus… !” (yaitu tanah kaum dan keluarganya).

Tetapi larangan ini tidaklah mengandung suatu tuduhan bagi Abu Hurairah radhiyallahu anhu, hanyalah sebagai pengukuhan dari.suatu pandangan yang dianut oleh Umar, yaitu agar orang-orang Islam dalam jangka waktu tersebut, tidak membaca dan menghafalkan yang lain, kecuali al-quran sampai ia melekat dan mantap dalam hati sanubari dan pikiran….

Al-quran adalah kitab suci Islam, Undang-undang Dasar dan kamus lengkapnya dan terlalu banyaknya’ cerita tentang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam . teristimewa lagi pada tahun-tahun menyusul wafatnya Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam., saat sedang dihimpunnya Al-Quran, dapat menyebabkan kesimpangsiuran dan campur-baur yang tidak berguna dan tak perlu terjadi

Oleh karena ini, Umar berpesan: “Sibukkanlah dirimu dengan Al-Quran karena dia adalah kalam Allah…”‘•. Dan katanya lagi : “Kurangilah olehmu meriwayatkan perihal Rasulullah kecuali yang mengenai amal perbuatannya!”

Dan sewaktu beliau mngutus Abu Musa al-Asy’ari ke Irak ia berpesan,kepadanya: — ‘Sesungguhnya anda akan mendatangi suatu kaum yang dalam mesjid mereka terdengar bacaan al-quran seperti suara lebah. maka biarkanlah seperti itu dan jangan anda binbangkan merek adengan hadits-hadits, dan aku menjadi pendukung anda dalam hal ini….!”

Al-qur’an sudah dihimpun dengan jalan yang sangat cermat, hingga terjamin keasliannya tanpa dirembesi oleh hal-hal lainnya….. Adapun hadits, maka umar tidak dapat menjamin bebasnya dari pemalsuan atau perubahan atau diambilnya sebagai alat untuk mengada-ada terhadap Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam dan merugikan Agama Islam…..

Abu Hurairah radhiyallahu anhu menghargai pandangan Umar, tetapi ia juga percaya terhadap dirinya dan teguh memenuhi amanat, hingga ia tak hendak menyembunyikan suatu pun dari Hadits dan ilmu selama diyakininya bahwa menyembunyikannya adalah dosa dan kejahatan.

Demikianlah, setiap ada kesempatan untuk menumpahkan isi dadanya berupa Hadits yang pemah didengar dan ditangkapnya tetap saja disampaikan dan dikatakannya….

Hanya terdapat pula suatu hal yang merisaukan, yang menimbulkan kesulitan bagi Abu Hurairah radhiyallahu anhu ini, karena seringnya ia bercerita dan banyaknya Haditsnya yaitu adanya tukang hadits yang lain yang menyebarkan Hadits-hadits dari Rasul Shalallahu ‘alaihi wasallam. dengan menambah-nambah dan melebih-lebihkan hingga para shahabat tidak merasa puas terhadap sebagian besar dari Hadits-haditsnya. Orang itu namanya Ka’ab al-ahbaar, seorang Yahudi yang masuk Islam.

Pada suatu hari Marwan bin Hakam bermaksud menguji kemampuan menghafal dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Maka dipanggilnya ia dan dibawanya duduk bersamanya, lalu dimintanya untuk mengabarkan hadits-hadits dari Rasusullah Shalallahu ‘alaihi wasallam. Sementara itu disuruhnya penulisnya menuliskan apa yang diceritakan Abu Hurairah radhiyallahu anhu dari balik dinding. Sesudah berlalu satu tahun, dipanggilnya Abu Hurairah kembali dan dimintanya membacakan lagi Hadits-hadits yang dulu itu yang telah ditulis sekretarisnya. Ternyata tak ada yang terlupa oleh Abu Hurairah radhiyallahu anhu walau agak sepatah kata pun.Ia berkata tentang dirinya: — “Tak ada seorang pun dari sahabat-sahabat Rasul yang lebih banyak menghafal Hadits dari padaku, kecuali Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash, karena ia pandai menuliskannya sedang aku tidak ..; “. Dan Imam Syafi’i mengemukakan pula pendapatnya tentang Abu Hurairah radhiyallahu anhu: — “la seorang yang paling banyak hafal di antara seluruh perawi Hadits sesamanya”. Sementara Imam Bukhari menyatakan pula: –”Ada delapan ratus orang atau lebih dari shahabat tabi’in dan ahli ilmu yang meriwayatkan Hadits dari Abu Hurairah”.

Abu Wuiairah termasuk orang ahli ibadat yang mendekatkan diri kepada Allah, selalu melakukan ibadat bersama isterinya dan anak-anaknya semalam-malaman secara bergiliran; mula-mula ia berjaga sambil shalat sepertiga malam kemudian dilanjutkan oleh isterinya sepertiga malam dan sepertiganya lagi dimanfaatkan oleh puterinya… ” Dengan demikian, tak ada satu saat pun yang berlalu setiap malam di rumah Abu Hurairah radhiyallahu anhu, melainkan berlangsung di sana ibadat, dzikir dan shalat!

Karena keinginannya memusatkan perhatian untuk menyertai Rasul Shalallahu ‘alaihi wasallam. ia pernah menderita kepedihan lapar yang jarang diderita orang lain. Dan pernah ia menceritakan kepada kita bagaimana rasa lapar telah menggigit-gigit perutnya, maka diikatkannya batu dengan surbannya ke perutnya dan ditekannnya ulu hatinya dengan kedua tangannya, lalu terjatuhlah ia di mesjid rambil menggeliat-geliat kesakitan hingga sebagian sahabat menyangkanya ayan, padahal sama sekali bukan .. .!

Semenjak ia menganut Islam tak ada yang memberatkan dan menekan perasaan Abu Huraiiah dari berbagai persoalan hidupnya ini, kecuali satu masalah yang hampir menyebabkannya tak dapat memejamkan mata. Masalah itu ialah mengenai ibunya, karena waktu itu ia menolak untuk masuk Islam …. Bukan hanya sampai di sana saja, bahkan ia menyakitkan perasaannya dengan menjelek-jelekkan Rasulullah di depannya…

Pada suatu hari ibunya itu kembali mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan bagi Abu Hurairah radhiyallahu anhu tentang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam ., hingga ia tak dapat menahan tangisnya dikarenakan sedihnya, lalu ia pergi ke mesjid Rasul….Marilah kita dengarkan ia menceritakan lanjutan berita kejadian itu sebagai berikut:

Sambil menangis aku datang kepada Rasulullah, lalu kataku: –”Ya Rasulallah, aku telah meminta ibuku masuk islam, Ajaranku itu ditolaknya, dan hari ini aku pun baru saja, memintanya masuk Islam. Sebagai jawaban ia malah mengeluarkan kata-kata yang tak kusukai terhadap diri Anda. Karenanya mohon anda du’akan kepada Allah kiranya ibuku itu ditunjuki-Nya kepada Islam….”

Maka Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam . berdu’a: “Ya Alloh tunjukkilah ibu Abu Hurairah!”

Aku pun berlari mendapatkan ibuku untuk menyampaikan kabar gembira tentang du’a Rasulullah itu. Sewaktu sampai di muka pintu, kudapati pintu itu terkunci. Dari luar kedengaran hunyi gemercik air, dan suara ibu memanggilku: “Hai Abu Hurairah, tunggulah ditempatmu itu… !”

Di waktu ibu keluar ia memakai baju kurungnya, dan membalutkan selendangnya sambil mengucapkan: “Asyhadu alla ilaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa Rasuluh

Aku pun segera berlari menemui Rasulullah. sambil menangis karena gembira, sebagaimana dahulu aku menangis karena berduka, dan kataku padanya: “Kusampaikan kabar suka ya Rasulallah, bahwa Allah telah mengabullkan du’a anda …, Allah telah menunjuki ibuku ke dalam islam … “. Kemudian kataku pula: “Ya Rasulallah, mohon anda du’akan kepada Allah, agar aku dan ibuku dikasihi oleh orang-orang Mu’min, baik laki-laki maupun perempuan!” Maka Rasul berdu’a: “Ya Allah, mohon engkau jadikan hambu-Mu ini beserta ibunya dikasihi oleh sekalian orang-orang Mumin, laki-laki dan perempuan …!”

Abu Hurairah radhiyallahu anhu hidup sebagai seorang ahli ibadah dan seorang mujahid … tak pernah ia ketinggalan dalam perang, dan tidak pula dari ibadat. Di zaman Umar bin Khatthab ia diangkat sebagai amir untuk daerah Bahrain, sedang Umar sebagaimana kita ketahui adalah seorang yang sangat keras dan teliti terhadap pejabat-pejabat yang diangkatnya. Apabila ia mengangkat seseorang sedang ia mempunyai dua pasang pakaian maka sewaktu meninggalkan jabatannya nanti haruslah orang itu hanya mempunyai dua pasang pakaian juga…… malah lebih utama kalau ia hanya memiliki satu pasang saja! Apabila waktu meninggalkan jabatan itu terdapat tanda-tanda kekayaan, maka ia takkan luput dari interogasi Umar, sekalipun kekayaan itu berasal dari jalan halal yang dibolehkan syara’! Suatu dunia lain …. Yang diisi oleh Umar dengan hal-hal luar biasa dan mengagumkan… Rupanya sewaktu Abu Hurairah memangku jabatan sebagai kepala daerah Bahrain ia telah menyimpan harta yang berasal dari sumber yang halal. Hal ini diketahui oleh Umar, maka iapun dipanggilnya datang ke Madinah……Dan mari kita dengarkan Abu Hurairah, memaparkan soal jawab ketus yang berlangsung antaranya dengan Amirul Mu’minin Umar: — Kata Umar: – “Hai musuh Allah dan musuh kitab-Nya, apa engkau telah mencuri harta Allah?’• Jawabku;. “Aku bukan musuh Allah dan tidak pula musuh kitab-Nya ._.hanya aku menjadi musuh orang yang memusuhi keduanya dan aku bukanlah orang yang mencuri harta Allah . . !’•- Dari mana,kau peroleh sepuluh ribu itu? — Kuda kepunyaanku beranak-pinak dan pemberian orang berdatangan …. Kembalikan harta itu ke perbendaharaan negara (baitul maal)… !

Abu Hurairah menyerahkan hartanya itu kepada Umar, kemudian ia mengangkat tangannya ke arah langit sambil berdu’a: “Ya Allah, ampunilah Amirul Mu’minin

Tak selang beberapa lamanya. Umar memanggil Abu Hurairah kembali dan menawarkan jabatan kepadanya di wilayah baru. Tapi ditolaknya dan dimintanya maaf karena tak dapat menerimanya. Kata Umar kepadanya: — “Kenapa, apa sebabnya?” Jawab Abu Hurairah: “Agar kehormatanku tidak sampai tercela, hartaku tidak dirampas, punggungku tidak dipukul… !”

Kemudian katanya lagi: “Dan aku takut menghukum tanpa ilmu dan bicara tanpa belas kasih … !”

Pada suatu hari sangatlah rindu Abu Hurairah radhiyallahu anhu hendak bertemu dengan Allah …. Selagi orang-orang yang mengunjunginya mendu’akannya cepat sembuh dari sakitnya, ia sendiri berulang-ulang memohan kepada Allah dengan berkata: “Ya Allah, sesungguhnya aku telah sangat rindu hendak bertemu dengan-Mu,

Semoga Engkau pun demikian … !” Dalam usia 78 tahun, tahun yang ke-59 Hijriyah ia pun berpulang ke rahmatullah.

Di sekeliling orang-orang shaleh penghuni pandam pekuburan Baqi’, di tempat yang beroleh berkah, di sanalah jasadnya dibaringkan … ! Dan sementara orang-orang yang mengiringkan jenazahnya kembali dari pekuburan, mulut dan lidah mereka tiada henti-hentinya membaca Hadits yang disampaikan Abu Hurairah kepada mereka dari Rasul yang mulia……..

Salah seorang di antara mereka yang baru masuk islam bertanya kepada temannya: “Kenapa syekh kita yang telah berpulang ini diberi gelar Abu Hurairah (bapak kucing)? Tentutemannya yang telah mengetahui akan menjawabnya: •’Di waktu jahiliyah namanya dulu Abdu Syamsi, dan tatkala ia memeluk Islam, ia diberi nama oleh Rasul dengan Abdurrahman. Ia sangat penyayang kepada binatang dan mempunyai seekor kucing, yang selalu diberinya makan, digendongnya, dibersihkannya dan diberinya tempat. Kucing itu selalu menyertainya seolah-olah bayang bayangnya. Inilah sebabnya ia diheri gelar “Bapak Kucing”, moga-moga Allah ridla kepadanya dan menjadikannya ridla kepada Allah……..!
(Dikutip dari: Rijal Haular Rasul))


Senin, 01 Juni 2009

Kesendirianku

Dalam kesendirianku malam ini
Aku coba untuk mengukur langkah-langkahku
Berapa jauhkah aku telah berjalan
Dalam kemaksiatan……..
Dalam kebodohan…….
Dalam kelalaian……..
Dalam ketidaktahuan…..
Dalam kesombongan…….

Entah apa yang harus aku katakan pada kalian semua.
Sungguh, aku ini bukanlah orang sempurna seperti kalian kira
Begitu banyak noda yang mengikuti langkah-langkahku
Jangan lagi kalian puji aku
Karena aku tak pantas untuk itu
Simpan saja kemulian yang ingin kalian berikan
Aku hanya ingin sendiri dalam lamunan akhiratku
Biarkan aku terbang mengitari kehidupanku sendiri………
Biarkan aku melayang-layang diatas bayanganku sendiri…
Sampai nanti, sampai aku sadar akan segala kekhilfanku..


arifinayahfadhil

MISKIN DAN SEPI

Seorang pemuda baru saja mewarisi kekayaan orang tuanya. Ia langsung terkenal sebagai orang kaya, dan banyak orang yang menjadi kawannya. Namun karena ia tidak cakap mengelola, tidak lama seluruh uangnya habis. Satu per satu kawan-kawannya pun menjauhinya.Ketika ia benar-benar miskin dan sebatang kara, ia mendatangi Nasrudin. Bahkan pada masa itu pun, kaum wali sudah sering [hanya] dijadikan perantara untuk memohon berkah."Uang saya sudah habis, dan kawan-kawan saya meninggalkan saya. Apa yang harus saya lakukan?" keluh pemuda itu."Jangan khawatir," jawab Nasrudin, "Segalanya akan normal kembali. Tunggu saja beberapa hari ini. Kau akan kembali tenang dan bahagia."Pemuda itu gembira bukan main. "Jadi saya akan segera kembali kaya?""Bukan begitu maksudku. Kalu salah tafsir. Maksudku, dalam waktu yang tidak terlalu lama, kau akan terbiasa menjadi orang yang miskin dan tidak mempunyai teman."