Tampilkan postingan dengan label Celoteh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Celoteh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 April 2010

Udah pada Ngawur kali Ya..

terus terang aku pribadi merasa sangat tersentil akan majunya seorang artis, yang notabene mengusung keseksian tubuhnya, berniat untuk menjadi seorang pimpinan daerah. dalam hatiku bergumam, apa sudah tidak ada orang yang lebih pantas dan lebih baik sehingga orang yang jelas2 seperti si artis jadi terpilih menjadi calon pemimpin. aneh, sungguh sangat aneh. 

seterusnya, yang lebih mengherankan lagi, banyak juga orang2 yang memberikan dukungan. udah pada ngawur kali ya. ini jaman dah sungguh2 gila bin edan. manusia sekarang sepertinya udah tidak menggunakan akal sehat dalam berpikir dan bertindak. yang penting tujuan tercapai, apapun caranya akan ditempuh.

aku sempat teringat akan suatu nasehat yang isinya kurang lebih begini : apabila engkau ingin  mengangkat seorang pemimpin maka carilah yang terbaik dalam segala hal, baik itu imannya, ilmunya dan akhlaknya. namun apabila engkau mencari pemimpin dengan cara asal2an, maka tunggu masa kehancuran yang akan menimpa.

semoga saja mata hati orang2 yang akan memilih nanti masih diberikan cahaya kebaikan yang dapat menerangi hati nurani yang terdalam. dan semoga saja Allah memberikan jalan yang terbaik untuk semuanya. amiiiin

Selasa, 10 Februari 2009

PEREMPUAN

Sebagai seorang laki-laki, kalau sudah berbicara masalah perempuan tidak aka nada habis-habisnya. Perempuan adalah salah satu makhluk ciptaan Allah SWT yang unik. Saking uniknya, kita (laki-laki) akan merasa terus tertarik akan perempuan kecuali bagi laki-laki yang sudah tidak normal. Ketergantungan laki-laki akan perempuan sudah tidak bisa disangsikan lagi. Segala sesuatu urusan dunia ini pasti ada kaitannya dengan perempuan. Anda mau tahu?
Dimulai dari proses kehadiran anda (laki-laki) de dunia yang pertama kali anda lalui adalah berada dalam rahim seorang perempuan yang seterusnya akan melahirkan anda, menyusui, mengasuh, mendidik dan sebagainya hingga anda menjadi mandiri dan dewasa. Setelah mandiri dan dewasa anda pun akan membutuhkan perempuan lagi untuk menjadi pendamping hidup sebagai istri. Begitu seterusnya siklus para laki-laki berjalan.
Perempuan itu selain unik juga akan menjadi mulia di sisi Allah SWT apabila dapat menempatkan dirinya secara tepat sesuai dengan ruang lingkup yang telah diberikan Allah. Dia akan menjadi penentu kemajuan para laki-laki dalam meniti karir atau yang hal-hal lainnya. Ada banyak contoh perempuan atau wanita yang mulia seperti Khadijah (istri Rasul) atau rabiah al adawiyah. Mereka terus menuai nilai sempurna di mata para laki-laki karena ketinggian akhlak dan keteguhan imanya. Saya yakin bahwa setiap laki-laki normal akan mendambakan perempuan –perempuan seperti ini.
Akan tetapi sungguh sangat disayangkan, pada akhir-akhir ini perempuan sudah tidak terlalu peduli lagi memagari dirinya dengan akhlak mulia yang sudah menjadi kaidah-kaidah kehidupan kewanitaan yang ada. Mereka seperti berontak dari aturan yang telah ditetapkan Allah. Coba perhatikan, kebanyakan perepuan sekarang sudah tidak peduli lagi dengan menutup aurat, merokok sembarangan, nggegosip atau ngerumpi sebebasnya dan bergaul bebas dengan laki-laki yang bukan keluarga atau muhrimnya, dan lain sebagainya. Kenyataan ini seperti menggambarkan betapa merosotnya nilai para perempuan sekarang bila dibandingkan dengan para perempuan zaman dahulu. Sebagai contoh perbandingan, kalau perempuan dahulu sangat malu apabila kelihatan auratnya oleh laki-laki tapi kalau perempuan sekarang malah seolah-olah bangga bila ada laki-laki yang memperhatikan auratnya (sengaja kali yaa). Terus kalau perempuan zaman dahulu enggan untuk berkumpul dengan laki-laki yang bukan keluarga atau muhrimnya maka sebaliknya untuk perempuan sekarang. Mereka merasa biasa saja atau asyik saja tanpa ada risih atau giman gitu. Ini contoh aja . nah, kalau sudah begini yang untung adalah para laki-laki, mereka sudah tidak perlu susah cari lihat aurat perempuan tapi malah datang sendiri.
Sekarang ini para perempuan suka sekali berpakaian yang aneh-aneh. Mereka berpakaian super ketat dengan belahan-belahan yang terkesan mau pamer tubuh terutama untuk para ABG. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan yang sudah tidak ABG juga melakukan hal yang sama. Hal ini jelas bertujuan untuk memperlihatkan bentuk tubuh seolah mengharapkan perhatian atau lirikan para laki-laki. Aurat perempuan sekarang sudah bukan menjadi sesuatu yang bernilai tinggi. Aurat perempuan sekarang sudah dapat ditemukan atau dilihat di jalan-jalan tanpa ada bayaran sedikitpun. Anda tidak percaya? Silahkan anda keliling Jakarta dengan sepeda motor, jangan lupa bawa buku atau apa sebagai catatan untuk mengitung berapa banyak pinggang atau bokong/pantat perempuan yang bisa anda lihat gratis. Trus berapa banyak perempuan yang hanya pakai celana pendek/rok pendek keluar rumah tanpa risih atau malu atau berapa banyak perempuan yang pakai baju super ketat berjalan di muka umum. Di samping itu juga catat berapa banyak perempuan yang merokok seenaknya tanpa malu-malu di muka umum. Mungkin anda akan terperangah dengan temuan lapangan anda sendiri. Silahkan mencoba dan seterusnya ungkapkan komentar anda.
Merujuk pada hal diatas, jelas sekali bahwa perempuan sekarang mengalami kemerosotan akhlak. Mereka sepertinya tidak sadar bahwa mereka menjadi objek daripada niat orang-orang jahiliyah modern yang menginginkan hancurnya moral umat manusia (khususnya umat Islam). Salah satu target mereka adalah membuat mode cara berpakaian yang tidak lagi menutupi aurat dengan sempurnya tapi malah mencoba menelanjangi perempuan itu sendiri dengan pakaian minim. Dapat anda bayangkan betapa hancurnya anak perempuan masa akan datang bila hal ini terus terjadi tanpa ada upaya dari kita semua untuk memblok budaya aneh ini.
Untuk itu marilah kita berusaha untuk memberi tahu kepada saudara muslimah kita untuk menjadi perempuan mulia yang berakhlak tinggi dan menjadi suri tauladan bagi perempuan-perempuan lainya. Semoga Allah SWT memberikan hidayah yang sebesar-besarnya kepada kita semua dan melindungi kita selalu sampai dengan ajal menjemput. Amin ya rabbal alamin.

Finarga@yahoo.com




Jumat, 03 Oktober 2008

Kehidupan dunia

Kita sering kali merasa kalau kita bakal lama hidup di dunia dengan berbagai macam kesenangan. Sementara kita lupa bahwa semua itu hanya bersifat sementara yang pada akhirnya akan kita tinggalkan. Wahai saudaraku, marilah kita perhatikan ayat dibawah ini yang mungkin dapat membuka wawasan kita akan dunia ini.

“ Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu “(Al Hadid: 20) 

Sekarang mari kita coba telaah kata-kata ”Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu” . apakiranya yang dimaksudkan oleh ayat itu. Aku yakin bahwa kita adalah orang-orang yang mampu menangkap kebenaran. Terlebih kalau kebenaran itu datang dari sang maha pencipta yang hama benar yang mana tiada sedikit keraguan akan kebenarannya.
Allah SWT yang maha baik telah memperingatkan kita bahwa kehidupan dunia itu hanya “suatu kesenangan yang minipu”. Jadi mulai dari sekarang marilah kita intropeksi diri kita masing-masing apakah kita masih mengagungkan dunia ( harta, tahta dan wanita) tanpa mau mengembalikan sesuatu pada tempatnya yaitu sesuai dengan aturan Allah? Jawabnya ada pada diri saudara masing-masing. 

Mulai dari sekarang, marilah kita bersama kembali kepada fitrah kita bahwa kita hanya mahluk yang diciptakan oleh Allah SWT dengan tujuan menyembahnya sesuai dengan bunyi ayat dibawah ini :

“ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku

(Ad-Dzaariyaat: 56) 

Dan marilah kita mengikuti aturan-aturan yang sudah dibuat-Nya. Berat memang, tapi marilah kita mulai sedikit demi sedikit. Insya Allah, pertolongan Allah akan membuat langkah kita semakin ringan dan kedepan membuat kita menjadi muslim yang tangguh. Amin Allahuma amin.




Minggu, 31 Agustus 2008

DEWASA HATI

Kata dewasa sering sekali kita dengar di kehidupan keseharian kita. Banyak orang yang hanya mengetahui bahwa dewasa adalah proses alamiah yang terjadi setelah seorang anak telah melewati masa remaja. Ini ada benarnya juga tapi tidak seratus persen benar. Dewasa seperti ini adalah dewasa secara biologis bukan dewasa dalam pemikiran maupun hati. Disini saya mencoba mengungkapkan apa itu dewasa hati atau hati yang dewasa. Sedikit membingungkan memang tapi saya yakin anda akan mengerti dengan apa yang saya maksud. Dewasa hati adalah proses pendewasaan diri yang terjadi karena proses pemahaman keimanan yang terjadi setelah melewati tahap puncak keyakinan akan keberadaan Allah SWT dengan segala kekuasaannya. Orang yang telah dewasa hatinya akan sangat berhati-hati sekali dengan segala tindakan maupun perbuataannya karena dia sangat yakin bahwa Allah maha mengetahui atas apa saja yang ia lakukan. Dengan demikian dia akan menjadi orang yang jujur, amanah, dan bertanggungjawab dalam kehidupannya. Orang dewasa hatinya akan selalu rindu dengan penciptanya (Allah SWT) dan dia tidak akan mau melewatkan setiap kesempatan yang dia punya untuk “bermesraan dengan Tuhannya” sebagaimana layaknya orang yang mabuk kepayang akan kekasihnya.

Sabtu, 30 Agustus 2008

RENTENIR

Pada masa sekarang ini buat hutang sudah bukan hal yang tabu lagi. Para rentenir gencar sekali mengiklankan diri dimana-mana. Ada yag mengatasnamakan diri sebagai koperasi simpan pinjam, bank, atau lain sebagainya. Mereka dengan terang-terangan menyampaikan pesan singkat bahwa mereka dapat meminjamkan uang dengan cepat dengan jaminan berupa BPKB kendaraan, surat berharga atau lainnya. Mereka juga mengorganisasikan dirinya bak sebuah perusahaan atau badan usaha walau tidak menutup kemungkinan banyak yang bergerak sendiri.
Para rentenir pada umumnya menjalankan standard ganda (kayak amerika gitu) yakni bertingkah bak orang yang baik hati dengan seolah-olah membantu orang lain tapi disamping itu mereka mengikat sang peminjam dengan rentetan bunga pinjaman yang tidak sedikit yang terus berbunga (bunga berbunga). Kedengarannya enak sih, bunga berbunga, tapi kenyataannya banyak orang yang jadi hilang “bunga kehidupannya” setelah mengenal dan berhubungan intim dengan para rentenir. Ane peringatin, mendingan kita jangan pernah kenalan apalagi berurusan (berhubungan intim) dengan para rentenir. Kalo bisa malah pergi jauh-jauh kalo coba didekitin ama rentenir. Bbbaaaahhhhaaayyyyyyaaaa!!! Mereka itu para penghisap darah kehidupan orang-orang yang tidak mampu yang mencari keuntungan pribadi dengan memperdayai korbannya. Sudah banyak contoh orang-orang yang jadi sengsara akibat ulah para rentenir, sampe-sampe ada yang terpaksa ngejual rumah buat menutupi hutang pada rentenir.
Kalo menurut ente hukuman apa yang pantas buat para rentenir itu? Kayaknya belum ada deh rentenir yang masuk penjara karena tingkah laku kejamnya. Kalo menurut ane, hukuman yang paling pantas buat para tentenir adalah disuruh nelen duit logam sehari tiga kali kayak minum obat gitu. Aneh ya? Biarin aja namanya juga usul. Ente pasti bingung kok usulannya kayak gitu. Nah, sekarang kita perhatiin baik-baik ! yang dicari para rentenir itu adalah bunga dari uang yang mereka pinjamkan yang jumalhnya tidak sedikit. Dengan bunga uang itu mereka bersenang-senang sementara orang mempunyai uang pada mereka kelimpungan dalam kesedihan. Para rentenir sering sekali menteror para peminjamnya dengan berbagai cara untuk membayar utangnya dengan bunga-bunga racun mereka. Dalam artian lainnya, mereka dapat tertawa gembira diatas penderitaan orang lain. Nah orang yang gila bunga uang seperti ini (yang bersenang-senang diatas penderitaan orang lain) pantasnya dihukum dengan uang juga. Suruh mereka untuk nelen uang logam sehari tiga kali hingga perutnya penuh dengan uang logam biar meraka rasakan gimana rasanya bunga uang yang mereka cari-cari. Kalo sudah perutnya penuh dengan uang logam biarkan mereka panen sendiri dengan “celengannya” itu. Ane yakin banget kalo hukuman seperti ini diberlakukan pasti para rentenir atau koruptor bakal kapok…

finarga@yahoo.com

Jumat, 29 Agustus 2008

SYUKUR = TERIMA KASIH

Sebagai manusia sudah sewajarnya kita bersyukur atau berterimakasih kepada Allah SWT yang telah memberikan segala sesuatu kepada manusia baik yang kita sadari maupun yan tidak. Allah memberikan manusia nikmat sehat, kuat, bisa jalan, bisa ngeliat, bisa mendengar, bisa merasakan adanya angin, cinta, benci, suka, enak, pokoknya banyak banget deh dan tentunya tidak dapat disebutkan semuannya. Dlam kehidupan sehari-hari kita sering mengucapkan terima kasih kepada orang lain yang baik sama kita, yang menolong kita, yang ngasih duit sama kita dan lain-lain. Tapi kita sering kali lupa berterimakasih kepada Allah SWT sang maha pemberi yang sudah ngasih kita begitu banyak nikmat yang kita perlukan untuk hidup tanpa kita memintanya. Allah juga sudah menjamin rezeki buat kita yang ngga bakal ketuker sama yang lain. Betapa baiknya Allah kepada kita semua. Coba banyangkan!! Apakah ada yang lebih baik daripada Allah? Jawabnya tentu tidak ada. Tapi masalahnnya kenapa sampai sekarang kita sering malas berterimakasih kepada Allah. Coba anda bayangkan bila ada orang lain yang tidak berterimakasih sama kita padahal kita sudah membantunya rasanya gimana? Kesel kan? Tetapi itu tidak dengan Allah. Dia tetap sayang sama kita. Coba bayangin deh kalo Allah sampe kesel sama kita, gimana jadinya kita? Ngga usah cari contoh yang susah, gimana kalo Allah kesel terus Dia mengurangi jumlah oksigen yang kita hirup atau Dia ngurangi n jatah sehat buat kita, atau yang lebih gampang lagi gimana kalo Allah sampe menarik bayaran dari kita atas segala yang kita pakai. Jadi apa kita, apa kita bakal sanggup bayar. Berapa banyak air yang kita pakai buat minum, mandi, cuci. Berapa banyak udara yang kita hirup tanpa henti.

Seandainya Allah itu bisa kesel kayak manusia, entah jadi apa kita. Coba banyakkan manusia-manusia sekarang. Mereka sudah dikasih rezeki yang banyak , dikasih sehat, dikasih pintar, dikasih, cakep, dikasih cantik, dikasih kuat. Tapi apa yang mereka lakukan. Mereka malah jadi angkuh, sombong, sok kuasa, sok kaya, dan sok-sok lainya. Menyebalkan memang. Tap Allah tetap aja sayang sama mereka dan tidak minta bayaran atas segala nikmat yang dipergunakan. Allah sebenernya tidak minta macem-macem pada manusia. Dia hanya minta kita bisa berterimakasih atas apa yang telah Dia berikan bukan yang lain. Itu semua juga tidak dengan paksaan tapi atas kesadaran dan ketulusan jiwa orang yang mau berterma kasih. Coba eh pikirin. Allah menyuruh kita shalat lima kali sehari semalam, bayar zakat kalo ada yang dizakatin, Allah suruh kita puasa ramadhan kalo kita mampu kalo ngga mampu harus diganti pada bulan yang lain atau bayar fidiyah untuk orang yang uzur/sakit parah. Allah suruh kita berangkat haji kalo kita sudah mampu secara materi maupun non materi. Jadi ngga ada alasan kita selaku mahluk ciptaanya untuk tidak mau bersyukur.
Kita semua tahu siapa itu Nabi Muhammad yang begitu mulianya sampe-sampe dapat jaminan surga terbaik aja masih mau shalat, mau puasa, mau zakat, mau haji. Atau dalam kata lain masih mau berterima kasih bahkan sangat berterima kasih kepada Allah. Tapi kita? Apa yang kita sudah dapat jaminan surge? Kita belum dapat apa-apa tapi kita sudah berani meninggalkan shalat, ngga mau puasa, malas ngeluarin zakat dan lebih parah lagi banyak yang udah mampu untuk berangkat haji tapi malas untuk melaksanakannya. Katanya sih nunggu panggilan, bukannya sudah dipanggil dari zaman nabi? Aneh, sungguh aneh manusia sekarang ini. Banyak yang udah gila kali ya? ada bagusnya kita nanya pada diri sendiri apa kita sudah termasuk jadi gila atau tidak. Jangan Tanya sama orang lain nanti malah jadi gila beneran heheheheheheh….
Ayo kawan-kawan, mari kita berdoa bersama”Ya Allah, berikan kepada kami kekuatan untuk dapat melawan rasa malas bersyukur dalam diri kami ini. Kuatkan iman kami hingga akhir hayat kami. Dan golongkan kami dengan orang-orang yang pandai bersyukur seperti orang-orang yang telah engkau beri petunjuk, amin”

HUKUMAN MATI

Akhir-akhir ini hukuman mati bagi para terpidana mati sangat heboh di media cetak maupun elektronik. Umumnya hukuman mati dilaksanakan dengan cara ditembak di suatu tempat yang dirahasiakan dari umum. Aku kemudian berpikir, apa semua terpidana mati akan mengalami hal yang sama? Aduh mengerikaan juga, coba bayangkan kalo seandainya kita sendiri yang mengalaminya. Tentunya akan muncul bermacam perasaan gelisah, takut, ngeri atau “bahagia” didalam hati mereka.

Hukuman seperti ini memang kontroversi, dalam artian bahwa tidak semua orang menyetujuinya. Namun terlepas dari itu semua keadilan harus ditegakkan, jangan campur baurkan perasaan kasihan tau lainya dalam hal ini. Bukankah kita semua tahu kalo semua terpidana mati itu adalah para pelaku kejahatan tingkat tinggi yang telah terbukti menghilangkanya nyawa orang lain dengan sengaja. Menurut aku pribadi, hukuman mati adalah hal yang wajar dilaksanakan kalo sudah sesuai atau sebanding dengan kejahatan yang telah mereka lakukan. Tapi aku juga berharap bahwa semua terpidana mati harus menjalankan eksekusi jangan pilih-pilih. Dalam artian satu ditembak maka yang lainya juga harus ditembak.
Aku juga punya usul, gimana kalo eksekusi hukuman mati tidak hanya terpaku dengan satu cara saja. Mungkin harus ada alternative lain sebagai bahan pilihan bagi para terpindana mati. Mungkin dengan cara dipentung, disuruh minum racun, dicubit sampe mati, disuruh berantem dengan tawon atau lainya. Jadi lebih bervariatif gitu. Terus sebelum dihukum mati para terpidana mati harus sungkem dulu kepada keluarga korban dan minta doa restunya untuk menjalani hukuman. Nah, kalo sudah begitu semua akan menjadi enak. Keluarga korban akan merasa senang dan terpidana mati juga akan merasa lega karena sudah mendapat restu. Hehehehehehehehehe…….
Biasanya para terpidana mati akan ditanyakan permintaan terakhir yang sangat diinginkan sebelum menjalankan eksekusi. Dalam hal ini kita harus menyeleksi betul permintaan para terpidana. Jelas tidak mungkin semua permintaan terakhir dapat dikabulkan. Coba banyangkan kalo seandainya para terpidana mati minta hukuman mati dibatalkan dan diganti dengan hukuman makan sampe kenyang setiap hari, kan jadi repot kita semua..heheheheheheheh
Mungkin akan lebih praktis kalo hukuman mati ditawarkan kepada para terpidana mati menjadi sebuah opsi. Eksekusi sendiri atau dieksekusi. Kalo seandainya dia pilih eksekusi sendiri tentunya akan meringankan tugas para eksekutor dan imbasnya akan berkurangnya biaya opersional eksekusi. Kita semua tau kalo Negara kita lagi panceklik dana. Kalo seandainya bisa diirit kenapa tidak dilakukan. Bener ngga? Gimana, anda setuju dengan usulan ini…?